4 Tips Belajar Membuat Aplikasi Android Memakai Android Studio 

Dulunya membuat aplikasi berbasis Android hanya bisa dilakukan oleh mereka yang paham coding. Namun kini siapa saja bisa belajar membuat aplikasi Android dengan sangat mudah berkat kehadiran software yang mempermudah proses pembuatan aplikasi. Software ini akan membantu merancang aplikasi tanpa harus paham coding. 

Tips Belajar Membuat Aplikasi Android dengan Android Studio 

Salah satu software yang paling sering digunakan para pemula dalam membuat sebuah aplikasi Android adalah Android Studio. Namun masih ada banyak software yang bisa digunakan, silahkan memilih yang dirasa paling mudah untuk dipelajari. Berikut merupakan sedikit tips untuk membuat aplikasi Android mengandalkan software Android Studio tersebut: 

1. Instal aplikasi JDK dan aplikasi Android Studio 

Langkah pertama untuk bisa belajar membuat aplikasi android adalah dengan menginstal aplikasi JDK dan juga Android Studio. Kedua aplikasi ini akan bekerja saling melengkapi supaya proses pembuatan aplikasi lebih lancar. Aplikasi JDK berperan untuk melakukan kompilasi terhadap dua bahasa pemrograman berbeda. Yakni dari bahasa pemrograman Java ke bahasa pemrograman Bytecode. 

Sedangkan software Android Studio sendiri merupakan area di mana Anda akan bekerja, dari membuat rancangan sampai eksekusi desain atau tampilan aplikasi. Software satu ini cukup terkenal karena banyak dipilih para kreator aplikasi Android. Salah satu alasannya adalah karena fitur di dalamnya lengkap untuk mempermudah pembuatan aplikasi yang diinginkan. 

2. Membuat perencanaan pembuatan aplikasi yang diinginkan  

Membuat aplikasi berbasis Android tidak hanya berkaitan dengan Android saja dan langsung eksekusi. Namun berkutat pula dengan ide dari aplikasi tersebut, yang kadang kala sering berubah-ubah. Mayoritas kreator aplikasi Android mengaku mengalami perubahan ide sampai beberapa kali sebelum benar-benar mengeksekusi salah satunya. 

Jika mengalami hal serupa, ada baiknya melihat mangsa pasar dari ide aplikasi yang masih di dalam pikiran. Pastikan mangsa pasarnya luas, mengandung unsur menghibur maupun bermanfaat dengan kegiatan atau profesi tertentu sehingga banyak diminati. Rencanakan dengan matang idenya supaya pada saat eksekusi dilakukan tidak putus di tengah jalan. 

3. Kenali dulu semua fitur di dalam Android Studio 

Jika software sudah terpasang di perangkat yang digunakan untuk membuat aplikasi dan ide sudah matang. Maka langkah selanjutnya adalah mempelajari fitur-fitur yang terdapat di dalam Android Studio tadi. Proses belajar membuat aplikasi Android akan sampai di tahap ini, sebab semakin kenal dengan fiturnya semakin mudah mengeksekusi ide aplikasi di kepala. 

4. Minta saran teman atau di forum online 

Perlu diketahui bahwa Android Studio memiliki sifat user friendly yang artinya sangat mudah digunakan oleh siapa saja, termasuk yang awam sekalipun. Tentunya dengan catatan Anda mau terus belajar apalagi akan menjumpai aneka fitur di dalamnya dengan fungsi yang berlainan. Mengetahui semua fungsi fitur yang tersedia di Android Studio akan membantu pembuatan aplikasi sesuai dengan keinginan. 

Simak Juga : Tanpa Ribet, Aplikasi Edit Foto Jadi Kartun Terbaik di Android

Selain itu bisa pula menjelajahi internet atau mungkin berkonsultasi dengan ahlinya di forum online. Manfaatkan internet untuk mempermudah proses belajar menguasai Android Studio sekaligus bagaimana menghasilkan aplikasi yang dipikirkan di kepala. Semakin banyak bertanya semakin banyak hal baru dipelajari, sehingga yang tadinya pemula dan amatir bisa menjadi ahli. 

Android Studio bisa diandalkan untuk membuat aplikasi Android yang bermanfaat dan juga menarik. Tidak harus membuat aplikasi yang rumit, sebab ada banyak aplikasi baru yang sifatnya sederhana. Namun bermanfaat justru sangat populer dan tinggi peminat, jadi jangan pernah berhenti untuk belajar membuat aplikasi Android sebab akan terasa mudah jika mau berusaha.