Pendaftaran perlengkapan berat konstruksi diberlakukan

Masifnya pembangunan infrastruktur bagi tingkatkan daya saing bangsa indonesia perlu didukung dengan ketersediaan rantai pasok sumber daya konstruksi yang mencukupi. Rantai pasok yang diartikan ialah badan usaha jasa konstruksi, olahan bangunan/bahan, perlengkapan konstruksi, teknologi konstruksi & tenaga bekerja konstruksi yang seluruhnya membuat elemen industri konstruksi nasional.

Menteri pupr basuki hadimuljono menjelaskan estimasi kebutuhan di departemen pupr tahun anggaran 2018 akan bahan & perlengkapan konstruksi, diantara lainnya aspal minyak sebanyak 921, 58 ribu ton, semen 3, 90 juta ton, baja 1, 57 juta ton, perlengkapan berat 8. 890 unit, & beton pracetak 4, 73 juta ton.

Pemakaian bahan, perlengkapan berat, & sumber daya manusia diutamakan bersumber dari dalam negeri. Ini ialah komitmen pemerintah mengoptimalkan sumber daya dalam negeri. Sebagai contoh departemen pupr sudah kerja sama dengan pt. Pal bagi memproduksi bentang tengah jembatan holtekamp & memesan perlengkapan berat pembuatan pt pindad, kata ia minggu (7/1).

Ia meningkatkan perbaikan sistem rantai pasok konstruksi juga dilakukan departemen pupr, salah satunya dengan memberlakukan pendaftaran perlengkapan berat layaknya bulldozer, grader, dump truck sampai excavator. Melalui sistem pendaftaran akan memberikan banyak manfaat bagi pemerintah selaku pengguna jasa, para kontraktor ataupun supplier.

Kebutuhan konstruksi

Sekarang ini proses pendaftaran telah diawali. Melalui pendaftaran akan terekam data tipe perlengkapan beratnya, siapa pemiliknya, nomor sasis & mampu diketahui secara real time, imbuh direktur jenderal bina konstruksi syarif burhanuddin di jakarta terakhir minggu lalu. Ia menjelaskan dari sekitar 70 ribu perlengkapan berat seperti bar bender bagi kebutuhan konstruksi di indonesia, baru 15 persen yang telah teregistrasi.

Oleh karenanya tindakan aktif para pemilik bagi mendaftarkan perlengkapan beratnya akan memesatkan penyelesaian proses pendaftaran. Ditambahkan data ketersediaan perlengkapan berat bar cutter & keperluannya di tiap provinsi juga bisa nampak akibatnya membuat data pertama untuk para pengusaha perlengkapan berat untuk lebih aktif memasarkan perlengkapan beratnya pada daerahnya yang mengalami minus perlengkapan berat. Dengan demikian data kapan & jangka masa pemakaian perlengkapan berat oleh kontraktor bisa diketahui.