Waterproofing coating menghindari bocor pada bangunan

Waterproofing coating merupakan salah satu tipe pekerjaan pelapisan permukaan untuk menghindari terbentuknya kebocoran pada zona tertentu.

Dan perlu ditekankan bahwa waterproofing coating tidak tipe bahan layaknya yang dipersepsikan pada biasanya, definisi coating seperti itu dalam literatur merupakan sebuah susunan (dalam hal itu susunan waterproofing)

Pengaplikasiannya mampu dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:

Memakai kuas ataupun roll

Memakai trowel, roskam ataupun spatula

Memakai mesin spray (airless ataupun air compress)

Waterproofing membrane bakar juga (baca: jasa waterproofing membrane bakar pada dak beton)

Layaknya yang mungkin kita bahas sebelumnya merupakan sebuah susunan waterproofing (dalam prespektif lainnya dapat dikategorikan sebagai coating) tetapi melalui cara aplikasi dengan system pembakaran cara pelapisan terkesan lain dengan istilah coating.

Hal itu lain dengan waterproofing integral yang bersifat terintegrasi dalam beton akibatnya lebih cocok bila disebut dengan watertight concrete ataupun beton kedap air

Menjadi yang diartikan dengan waterproofing coating pada informasi itu merupakan sebuah pekerjaan ataupun bahan yang berbentuk bubuk, cairan ataupun pasta yang terdiri dari satu komponen ataupun lebih (tergantung tipe bahan yang dibuat pabrikan) bila dicampur & ataupun dijalankan pada lantai kerja dengan cara kuas/roll, trowel/roskam/spatula, ataupun spray pada temperatur tertentu & masa tertentu mau bereaksi membuat sebuah susunan kedap air yang bersifat rigid, semi flexible & flexible.

Beberapa tipe bahan itu antara lain:

Cementious coating (terdiri dari 2 komponen)

Acrylic based

Polyurethane rubber (ada yang 1 komponen & ada yang 2 komponen)

Bitumen based

Polyurea

& yang lain

Dari data itu diatas, tiap tipe bahan masih terdapat beberapa karakteristik lain (tergantung merk & inovasi pabrikan)